Selasa, 28 Februari 2012

SEPULUH FAKTA MENARIK TENTANG ANDRIY SHEVCHENKO

Reaksi: 





Berikut Saya rangkumkan 10 fakta menarik tentang Il Tsar 7

Selama dua tahun bersama Chelsea, Andriy Shevchenko gagal bersinar karena terlalu sering mendekam di bangku cadangan. Bahkan, bisa dikatakan ia selalu berada di bawah bayang-bayang Didier Drogba. Padahal, siapa yang bisa melupakan prestasinya di Milan?
Memang hal itu bukan sepenuhnya kesalahan Sheva. Faktanya, ia kelewat sering dilanda cedera, dan sempat menjalani operasi hernia. Pucuk dicinta ulam tiba, ternyata Milan masih yakin ia akan bisa kembali bersinar.
Tapi kenyataannya tak semudah itu. Di laga pembukaan Serie A, Milan malah harus bertekuk lutut di depan tamunya, Bologna. Sheva sendiri gagal tampil maksimal, karena tidak diturunkan sejak awal. Kini kita simak dulu sepuluh fakta menarik yang mewarnai kehidupan Sheva, hingga ia menjadi pemain terkenal seperti sekarang.

10. Nama depan Sheva yang aslinya ditulis dalam abjad Cyrillic tidak bisa dialih-bahasakan ke dalam abjad Latin. Andriy adalah ejaan yang digunakan pada situs resminya, dan juga diadopsi oleh UEFA dan FIFA, meski Andrei dan Andrij juga digunakan di berbagai media.

9. Pernah mencatatkan namanya sebbagai pencetak gol terbanyak ketiga dalam sejarah kompetisi klub Eropa dengan 60 gol, setelah Gerd Muller dan Filippo Inzaghi.

8. Pada April 1986, ketika reaktor nuklir Chernobyl meledak, ia masih berusia sembilan tahun. Ribuan orang yang tinggal di kawasan itu, termasuk keluarganya, harus mengungsi untuk menghindari dampak ledakan.

7. Bersama Dynamo Kiev U-14, ia tampil di ajang Piala Ian Rush di Wales, dan menjadi topskor di turnamen itu. Ian Rush sendiri memberikan sepatunya sebagai hadiah. Yang menarik, pada 1997 mereka berhadapan sebagai lawan di Liga Champions, saat Rush mengakhiri karirnya di Newcastle.

6. Ia berteman dekat dengan desainer Giorgio Armani. Ia pernah menjadi model untuk peragaan busana Armani, dan mereka berdua bahkan patungan untuk membuka sebuah toko busana di Kiev.

5. Pertemuan Sheva dengan sang istri, model Amerika Serikat Kristen Pazik, terjadi pada suatu pesta yang digelar Armani. Setelah menikah pada 2004, mereka kini memiliki dua anak, Jordan dan Christian.

4. Selama lima tahun di Dynamo, Sheva mempersembahkan tak kurang dari lima gelar liga kepada klubnya. Artinya, dalam kurun waktu tersebut, gelar juara tak pernah jatuh ke tangan lawan.

3. Di AC Milan, ia menjadi pemain non Italia pertama yang mampu menjadi topskor sebagai debutan di Serie A dengan 24 gol dari 32 pertandingan.

2. Banyak pihak yang menyalahkan istrinya, ketika Sheva memutuskan pindah ke Chelsea. Menurut desas-desus yang terdengar, Pazik ingin agar anak-anak mereka dibesarkan di tempat yang berbahasa Inggris. Sheva membantah rumor itu. Menurutnya, ia pindah karena tertarik pada sosok Jose Mourinho sebagai manajer Chelsea. Katanya saat itu, "Saya telah lama mengikuti perjalanan karir Mourinho selama beberapa tahun ini, dan saya sangat terkesan dengan caranya melatih. Ia lebih mengutamakan kekompakan tim daripada kemampuan individual, yang saya yakin menjadi dasar terbentuknya tim yang hebat."

1. Pada November 2005, saat menghadapi Fenerbahce di babak grup Liga Champions, Sheva mencetak empat gol. Dalam sejarah sepakbola, sebelum Sheva hanya ada empat pemain yang mampu mengemas empat gol dalam satu pertandingan pada satu kompetisi, yaitu: Marco van Basten, Simone Inzaghi, Dado Prso dan Ruud van Nistelrooy.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar